Genjot Infrastruktur, Utang BUMN Bengkak Jadi Rp1.682 Triliun

Suparjo Ramalan
Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo. (Foto: iNews.id/Rully Ramli)

Di sisi lain, kata Kartika, pendapatan BUMN tertekan di tengah pandemi. PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero) contohnya, menjadi salah satu sektor yang terdampak cukup signifikan.

"Kalau kita lihat growth revenue (pertumbuhan pendapatan) di mana yang paling berdampak sektor energi, di mana konsumsi BBM dan listrik selama sembilan bulan lalu karena Covid-19 ini membuat demand dan pembelian energi menurun drastis," katanya.

Tak hanya itu, BUMN sektor lain juga terdampak seperti BUMN karya dan pariwisata. "Sektor tourism pendukung, termasuk airport, Garuda, hotel, ITDC yang terdampak signifikan pandemi Covid-19," katanya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Bisnis
11 hari lalu

Bank Mandiri Cetak Laba Rp15,4 Triliun di Kuartal I 2026

Nasional
11 hari lalu

Bapanas Dorong Optimalisasi DMO Imbas Kenaikan Harga Minyak Goreng di 207 Kabupaten Kota

Nasional
13 hari lalu

Pemulihan Bencana Sumatra: 2.277 Jalan Bisa Dilalui, 792 Jembatan Beroperasi Normal

Nasional
23 hari lalu

PTPP Raih Proyek Jembatan Pulau Laut Senilai Rp1,02 Triliun, Perkuat Konektivitas Kalsel

Nasional
24 hari lalu

Waspada! Lowongan Kerja KAI Palsu Beredar di TikTok, Begini Modusnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal