GOTO-Grab Dikabarkan Kembali Bahas Peluang Merger

Cahya Puteri Abdi Rabbi
Grab dikabarkan merger dengan GOTO . (Foto: Reuters)

Sebelumnya, Uber Technologies Inc. meninggalkan kawasan ini pada tahun 2018 dengan imbalan saham di Grab, dan pesaing yang lebih kecil belum membuat perubahan besar pada duopoli Grab dan GoTo di pasar-pasar utama mereka.

Namun, kedua perusahaan sedang mempertimbangkan solusi untuk masalah tersebut. Perusahaan-perusahaan tersebut melihat kombinasi sebagai langkah besar menuju profitabilitas, dengan saham mereka yang merana di tengah kerugian yang meningkat.

Saham masing-masing perusahaan turun sekitar 70 persen sejak debutnya masing-masing beberapa tahun yang lalu.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
5 hari lalu

Hong Kong Masih Jadi Pusat Miliarder Asia, Total Kekayaan Tembus Rp5.737 Triliun

9 hari lalu

Menaker Ungkap Banyak WNA Duduki Jabatan di Perusahaan RI, Apa Penyebabnya?

16 hari lalu

BP BUMN Pastikan Status Perum Tak Berubah, Ini Arah Transformasi Bulog hingga Perhutani

18 hari lalu

KPK Deteksi Pemberian Rp300 Juta dari Summarecon ke Kementerian ATR Sebelum OTT Kasus HGB

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal