Grup Salim bakal Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Hidrogen Senilai Rp11,86 Triliun di Singapura

Aditya Pratama
PacificLight Power, didukung First Pacific milik Anthoni Salim, akan membangun pembangkit listrik tenaga hidrogen senilai Rp11,86 triliun di Singapura. (Foto: PacificLight)

Fitur lain yang menonjol, yaitu potensi integrasi teknologi Penangkapan, Pemanfaatan, dan Penyimpanan Karbon (CCUS). Hal ini meningkatkan kemampuan adaptasi pabrik terhadap kemajuan masa depan dalam energi rendah karbon.

Selain itu, PacificLight tengah menjajaki impor energi terbarukan. Perusahaan ini merupakan bagian dari konsorsium yang mengembangkan proyek tenaga surya berkapasitas 600 MW di Pulau Bulan, Indonesia. 

Proyek ini, yang akan menggunakan kabel bawah laut bertegangan tinggi untuk menyalurkan energi ke Singapura, menegaskan komitmen PacificLight untuk mendiversifikasi sumber energi di luar bahan bakar fosil tradisional.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
14 hari lalu

Target PLTS 100 GW Dikebut 3 Tahun, 250 Bendungan Disiapkan Jadi Ladang Energi Surya

23 hari lalu

Bahlil bakal Tawarkan 7 Proyek PLTS ke Swasta, Ini Daftar Lokasinya

2 bulan lalu

Ini Penjelasan Pramono soal Rencana Transjakarta Pakai Bus Hidrogen

2 bulan lalu

Bus Hidrogen-Diesel Perdana Diluncurkan, Siap Mengaspal di Jalan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal