Guru Besar UGM Sebut Danantara Bisa jadi Solusi Mega Shifting untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi 8%

Dani Jumadil Akhir
ilustrasi Guru Besar UGM sebut Danantara bisa jadi solusi mega shifting dan dukung pertumbuhan ekonomi 8 persen. (Foto: SINDONEWS TV)

Adapun, tujuh perusahaan negara yang bergabung, yakni PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) Rp2.174 triliun, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Rp1.965 triliun, dan PT PLN (Persero) Rp1.671 triliun.

Kemudian PT Pertamina (Persero) Rp1.412 trilun, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) Rp1.087 triliun, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) Rp318 triliun, dan PT Mineral Industri Indonesia (Persero) atau MIND ID Rp259 triliun.

Di samping, BP Danantara juga akan membawahi Indonesia Investment Authority (INA) dengan aset Rp163 triliun dan Special Mission Vehicle (SMV) yang saat ini di bawah Kementerian Keuangan.

"Kalau tidak dilakukan reformasi organisasi ke dalam Danantara itu mungkin ada tidak fleksibilitas ya. Fleksibilitas dalam arti ya jaminan aset kan dengan Danantara akan semakin gede ya. Lalu leverage semakin gede, investasi semakin gede. Baik dari sisi liability ataupun aset itu," katanya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
1 hari lalu

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Digelar, Aktivitas Ekonomi Lokal Kian Melesat

2 hari lalu

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Naik, Menkeu Ungkap Angkanya

3 hari lalu

Danantara Merger 23 BUMN Kawasan Industri, bakal Jadi Terbesar di Asia Tenggara

3 hari lalu

Menkeu Suahasil Ungkap Dividen Danantara Tak Masuk APBN 2026-2027, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal