Hadapi Dampak Perang Rusia-Ukraina, Gubernur BI Dorong Bank Sentral G20 Buat Kebijakan Terkalibrasi

Advenia Elisabeth
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. (Foto: dok iNews)

Perry menjelaskan, kebijakan yang terkalibrasi dengan baik itu agar bank sentral di setiap negara mampu mempertimbangkan dampak kebijakan mereka terhadap negara lain dan terhadap perekonomian global yang sedang berada dalam tekanan.

"Tanpa G20 tentunya negara mengambil kebijakan hanya untuk kepentingan domestiknya sendiri. Di bawah G20, dikedepankan kepentingan global dengan mempertimbangkan dampak bagi negara lain," ujar Perry.

Dia menyampaikan, kebijakan bank sentral juga perlu terencana dengan baik, agar memiliki gambaran dari kebijakan-kebijakan yang diambil. 

Dengan demikian, negara lain dan pelaku pasar keuangan dapat mulai memperhitungkan dampak kebijakan tersebut.

Perry menambahkan, kebijakan bank sentral juga perlu didorong untuk dikomunikasikan alias transparan kepada masyarakat.

"Ini dibahas G20 dimana proses normalisasi pembuatan kebijakan di bawah tantangan yang sangat sulit ini sangat penting untuk terkalibrasi, terencana, dan dikomunikasikan dengan baik," tutur Perry. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
16 hari lalu

Thomas Djiwandono Sowan ke Bos BI usai Terpilih Jadi Deputi Gubernur

Nasional
20 hari lalu

Harga Emas Dunia Diprediksi Cetak Rekor ke 10.000 Dolar AS di 2030

Nasional
22 hari lalu

Purbaya Tepis Isu Thomas Djiwandono Bikin Rupiah Melemah: Harusnya bakal Menguat Terus

Nasional
23 hari lalu

Perry Warjiyo Akui Usulkan Thomas Djiwandono jadi Calon Deputi Gubernur BI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal