Hadapi Lonjakan Harga Minyak Nabati, Ini Strategi Dharma Satya Nusantara (DSNG)

Anggie Ariesta
Direktur Utama PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG), Andrianto Oetomo, dalam MNC Group Investor Forum 2022, Rabu (16/3/2022). 

JAKARTA, iNews.id - Pasokan minyak nabati menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari cuaca yang mempengaruhi penanaman kembali, hingga lonjakan harga pupuk. Hal itu, dapat memicu lonjakan harga minyak nabati, termasuk minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO). 

Untuk menghadapi tantangan pasokan minyak nabati dan lonjakan harga CPO, PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) yang merupakan salah satu produsen CPO, mmemiliki beberapa strategi berkelanjutan sesuai prinsip Environment, Social, and Governance (ESG), yaitu: 

1. Profil kelapa sawit yang menarik: usia muda dengan 83 persen prima dan muda. Adapun praktik keberlanjutan yang luas dengan lembaga independen sertifikasi dan verifikasi, serta Adopsi teknologi untuk meningkatkan produktivitas dan penghematan biaya.

2. Produk bersertifikat penuh dengan pasar yang berarti saham di pasar internasional Proses manufaktur yang dimodernisasi untuk mencapai kepemimpinan biaya

3. Pemberdayaan dan pelibatan masyarakat lokal untuk mengamankan kesinambungan pasokan kayu jangka panjang.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
15 hari lalu

Bapanas Ungkap Penyebab Kenaikan Harga Minyak Goreng di Tengah Stok CPO Melimpah

Nasional
17 hari lalu

RI Raja Sawit Dunia, Wamentan Sebut 60 Persen Pasokan Global Dikuasai Indonesia

Nasional
2 bulan lalu

Marcella Santoso-Ary Bakri Melawan! Banding Vonis Kasus Suap Hakim CPO

Nasional
2 bulan lalu

Breaking News: Kejagung Geledah Kantor hingga Rumah Komisioner Ombudsman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal