Harga Beras Makin Mahal, Pedagang Warteg Ini Pilih Kurangi Porsi

Atikah Umiyani
Pemilik warteg di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, memilih mengurangi porsi di tengah kenaikan harga beras. (Foto: Atikah Umiyani)

"Ya kalau dinaikin nanti orangnya pada gamau beli, jadi paling porsinya dikurangin ya," ucapnya.

Sebelumnya, pemerintah melalui Bapanas resmi menerapkan relaksasi Harga Eceran Tertinggi (HET) beras premium mulai 10 hingga 23 Maret 2024. Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengungkapkan, pemberlakuan sementara relaksasi HET beras premium ini guna menjaga stabilitas pasokan dan harga beras premium di tingkat konsumen.

Selain itu, Arief juga menyampaikan, relaksasi ini dilaksanakan agar masyarakat bisa lebih nyaman dalam menjalankan ibadah di bulan puasa dan tidak kesulitan memperoleh akses pembelian beras di pasar. 

Adapun relaksasi HET beras premium yang diberlakukan sementara ini menyasar pada delapan wilayah. HET disesuaikan menjadi adanya selisih lebih Rp1.000 per kg dibandingkan HET sebelumnya. 

Pada wilayah Jawa, Lampung, dan Sumatera Selatan diberlakukan relaksasi HET beras premium menjadi Rp14.900 per kg dari HET sebelumnya di Rp13.900 per kg.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
3 hari lalu

Harga Pangan Hari Ini Naik, Beras hingga Cabai Merah Makin Mahal!

10 hari lalu

Mentan Amran Ungkap 4 Grup Perusahaan Diduga Manipulasi Mutu Beras, Rugikan Konsumen Rp98 Triliun

12 hari lalu

Harga Beras, Bawang hingga Daging Kompak Turun Hari Ini, Cek Daftarnya!

14 hari lalu

Bapanas Klaim Tak Ada Kelangkaan Beras Premium di Pasar: Masih Ada Berbagai Merek

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal