Sering Matikan Alarm Lalu Tidur Lagi di Pagi Hari? Dokter Ungkap Dampaknya pada Otak
JAKARTA, iNews.id - Sering mematikan alarm lalu kembali tidur di pagi hari ternyata dapat membuat otak mengalami masa transisi sebelum kembali aktif sepenuhnya. Kondisi ini dikenal sebagai sleep inertia dan dapat membuat seseorang merasa pusing, sulit berpikir jernih, hingga mengalami mimpi yang terasa sangat nyata saat terbangun kembali.
Dokter spesialis penyakit dalam dengan subspesialisasi konsultan ginjal dan hipertensi (nefrologi), dr. Decsa Medika Hertanto, menjelaskan bahwa ketika seseorang terbangun, tidak seluruh bagian otak langsung aktif secara bersamaan.
Menurut dr Decsa, kondisi tersebut dapat dianalogikan seperti sebuah kantor yang memiliki banyak divisi dengan waktu masuk berbeda. Bagian otak yang mengatur gerakan tubuh dapat kembali aktif lebih dahulu, sedangkan bagian yang berperan dalam pemikiran logis membutuhkan waktu untuk sepenuhnya bekerja.
“Pernah nggak kalian udah bangun jam 5 pagi terus mikir, 'Tidur 30 menit lagi kayaknya enak deh’ eh pas bangun kedua kalinya, kalian baru ngalamin mimpi yang terasa nyata banget. Kadang nakutin, sampai bingung, ‘Ini mimpi atau beneran?’,” ujar dr. Decsa, dikutip Sabtu (8/8/2026).
Otak Butuh Waktu untuk Kembali Aktif
dr Decsa menjelaskan fenomena tersebut disebut sleep inertia. Kondisi ini terjadi ketika otak belum sepenuhnya kembali ke kondisi terjaga setelah seseorang bangun dari tidur.