Harga Beras Melonjak Imbas Kemarau Panjang, Partai Perindo: Bansos Solusi Tepat Bantu Rakyat

MNC Media
Harga beras di pasar tradisional masih mahal. (Foto: dok iNews)

Menurut Yerry, yang juga merupakan maju Bacaleg DPR RI dari Dapil Sulawesi Utara ini, kenaikan harga beras akibat kemarau panjang ini diantisipasi oleh pemerintah dengan menyalurkan bantuan sosial berupa beras.

"Kebijakan Presiden Jokowi memberikan bantuan sosial berupa beras kepada 2,1 juta keluarga yang akan disalurkan selama tiga bulan sepanjang September sampai November 2023 adalah tindakan tepat untuk menolong rakyat," ungkap Yerry.

Dia pun menyarankan Bansos beras tersebut dibagikan kepada rakyat miskin di daerah yang paling parah terdampak kekeringan, seperti di daerah Papua.

Selanjutnya, Yerry meminta Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk proaktif melakukan operasi pasar untuk menstabilkan harga pangan, khususnya beras.

"Kami menyarankan agar Bapanas sebagai lembaga pengendali pangan untuk rajin turun ke lapangan melakukan operasi pasar dan andalan pasar murah untuk beras. Hal ini akan sangat membantu rakyat secara langsung dan membantu menurunkan harga beras," tutur Yerry.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
12 hari lalu

Penjelasan Bapanas soal Harga Beras di Indonesia Timur Masih Tinggi 

Bisnis
16 hari lalu

Jelang Libur Nataru, Harga Beras di Maluku-Papua Masih Tinggi

Nasional
23 hari lalu

Mentan Targetkan Papua Swasembada Pangan dalam 3 Tahun, Kebut Cetak Sawah

Nasional
25 hari lalu

Daftar Harga Pangan 15 Desember: Aneka Ikan Naik, Beras hingga Cabai Turun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal