Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp100.000 per Kg, Sambal Warteg Jadi Berbayar 

Advenia Elisabeth
Salah satu warteg di bilangan Kota Bekasi (foto: Advenia/MPI)

Di samping harga cabai yang melambung, harga bahan pokok lainnya juga turut mengiringi. Seperti telur, ayam, serta sayur mayur. Dengan naiknya harga pada komoditas tersebut, Suci berujar bahwa mengurangi porsi di setiap piring pembeli menjadi salah satu caranya agar tetap memperoleh keuntungan. 

Pasalnya, di warteg miliknya, dia tidak menaikkan harga makanan, hal itu supaya pembeli tetap setia datang makan ke tempatnya. 

"Kalau harga, saya enggak naikin. Paling potongan sayur atau lauk saja yang saya kurangi, atau dibikin lebih kecil," ucapnya.

Suci pun berharap, pada 2022 mendatang, harga bahan pangan sudah kembali ke harga normal alias tidak melambung seperti sekarang. 

"Semoga tahun depan turun semua," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
18 jam lalu

Harga Pangan Hari Ini 6 Oktober 2026 Melonjak, Cabai Rawit Merah Tembus Rp114.000 per Kg

6 hari lalu

Inflasi September 2026 Tembus 3,28%, Harga Cabai hingga Daging Ayam Jadi Biang Kerok

8 hari lalu

Harga Pangan 29 September 2026: Cabai Rawit Merah Nyaris Tembus Rp100.000 per Kg!

9 hari lalu

Harga Cabai Keriting Merah Tembus Rp103.450 per Kg jelang Akhir Bulan, Ini Rinciannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal