Harga Emas Anjlok Tertekan Penguatan Dolar AS Jelang Pertemuan The Fed

Jeanny Aipassa
Ilustrasi emas batangan. (Foto: dok iNews)

Menambah tekanan pada logam kuning, reli dalam imbal hasil obligasi pemerintah AS, di mana imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun mencapai puncak 11-tahun di 3,348 persen.

Investor merespon negatif pertemuan The Fed pada Rabu (15/6/2022), yang diyakini akan memutuskan kenaikan suku bunga minimal 50 basis poin. 

Beberapa analis pasar juga berbicara tentang kemungkinan Federal Reserve menaikkan suku secara mengejutkan sebesar 75 basis poin pada Rabu (15/6/2022).

"Pendorong semua hal negatif ini di pasar berpusat pada inflasi yang tinggi dan imbal hasil yang lebih tinggi yang merupakan berita buruk bagi emas tahun ini," kata Craig Erlam, analis di platform perdagangan daring OANDA, seperti dikutip Antara, Selasa (14/6/2022).

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 67,6 sen, atau 3,08 persen, menjadi ditutup pada 21,255 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli jatuh 38,70 dolar AS atau 3,99 persen, menjadi ditutup pada 932,3 dolar AS per ounce.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Makro
6 hari lalu

Breaking News: BI Rilis Aturan Baru Beli Dolar AS, Kini Dibatasi Maksimal 50.000 per Bulan

Keuangan
7 hari lalu

Rupiah Anjlok Tembus Rp17.000 per Dolar AS

Nasional
7 hari lalu

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Lagi, Termurah Dijual Segini

Nasional
9 hari lalu

Harga Emas Antam Turun Lagi, Kini di Bawah Rp3 Juta per Gram!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal