Ilustrasi emas batangan. (Foto: dok iNews)
Jeanny Aipassa

NEW YORK, iNews.id - Harga emas di Comes New York Exchange turun tajam pada akhir perdagangan Senin (13/6/2022) waktu setempat, tertekan oleh penguatan dolar dan kenaikan imbal hasil obligasi Pemerintah AS, menjelang pertemuan The Federal Reserve (The Fed). 

Pelaku pasar melakukan aksi jual di tengah penghindaran risiko di seluruh pasar menjelang kenaikan suku bunga Federal Reserve ketiga tahun ini. Hal itu, membuat harga emas berbalik melemah setelah mencapai level tertinggi dalam empat minggu di sesi sebelumnya.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange, anjlok 43,7 dolar AS atau 2,33 persen, ditutup pada 1.831,80 dolar AS per ounce. Ini adalah penurunan satu hari paling tajam dalam emas Comex sejak 2 Mei 2021, ketika kehilangan 2,5 persen.

Emas berjangka melonjak 22,70 dolar AS atau 1,23 persen menjadi 1.875,50 dolar AS pada Jumat (10/6/2022), setelah tergelincir 3,7 dolar AS atau 0,2 persen menjadi 1.852,80 dolar AS pada Kamis (9/6/2022), setelah menguat 4,4 dolar AS atau 0,24 persen menjadi 1.856,50 dolar AS pada Rabu (8/6/2022).

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, melonjak mendekati level tertinggi baru dua dekade 104,96. 

Menambah tekanan pada logam kuning, reli dalam imbal hasil obligasi pemerintah AS, di mana imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun mencapai puncak 11-tahun di 3,348 persen.

Investor merespon negatif pertemuan The Fed pada Rabu (15/6/2022), yang diyakini akan memutuskan kenaikan suku bunga minimal 50 basis poin. 

Beberapa analis pasar juga berbicara tentang kemungkinan Federal Reserve menaikkan suku secara mengejutkan sebesar 75 basis poin pada Rabu (15/6/2022).

"Pendorong semua hal negatif ini di pasar berpusat pada inflasi yang tinggi dan imbal hasil yang lebih tinggi yang merupakan berita buruk bagi emas tahun ini," kata Craig Erlam, analis di platform perdagangan daring OANDA, seperti dikutip Antara, Selasa (14/6/2022).

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 67,6 sen, atau 3,08 persen, menjadi ditutup pada 21,255 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli jatuh 38,70 dolar AS atau 3,99 persen, menjadi ditutup pada 932,3 dolar AS per ounce.


Editor : Jeanny Aipassa

BERITA TERKAIT