Harga Gabah Turun, kok Beras Masih Mahal? BPS Ungkap Penyebabnya

Atikah Umiyani
ilustrasi harga beras masih mahal (ist)

Amalia menambahkan, faktor lainnya yaitu karena preverensi terhadap beras lokal yang mempengaruhi kepada pembentukan harga beras. 

Ia mencontohkan, beras lokal varietas Solok yang dikonsumsi Suku Minang di Riau dan sebagainya cenderung memiliki karakteristik sendiri di mana pasokan dari luar wilayah tidak serta merta mampu menekan harga beras lokal.

Berbeda dengan daerah Riau, terdapat wilayah yang bukan sentra produksi beras di Maluku dan Papua, kenaikan harga beras didorong oleh faktor pasokan dan juga faktor distribusi.

"Selain dipengaruhi oleh harga gabah, harga beras di penggilingan juga dipengaruhi oleh ongkos produksi seperti penjemuran. Kondisi ini yang biasanya terkendala karena cuaca, berpengaruh ke upah buruh, hingga biaya produksi lainnya," tutup Amalia.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Makro
11 jam lalu

Inflasi Maret 2026 Sebesar 0,41% Didorong Harga BBM hingga Daging Sapi

Makro
12 jam lalu

BPS Catat Inflasi Maret 2026 Turun jadi 0,41% meski Puasa dan Lebaran

Makro
12 jam lalu

Neraca Dagang RI Surplus 70 Bulan Beruntun, Tembus 2,23 Miliar Dolar AS di Februari 2026

Nasional
23 hari lalu

Duh! Harga Telur Ayam Ras Naik di 210 Daerah Jelang Lebaran 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal