Harga Minyak Indonesia Turun Jadi 102,51 Dolar AS per Barel, Ini Penyebabnya

Athika Rahma
Ilustrasi pengeboran minyak lepas pantai. (Foto: dok iNews)

Untuk kuartal pertama 2022, produksi OPEC tercatat sebesar 28,37 juta bopd, lebih besar 120 ribu bopd daripada volume call on OPEC untuk  pemenuhan kebutuhan minyak global.

Terdapat penurunan proyeksi permintaan minyak dunia pada 2022 sebesar 400 ribu barel per hari menjadi 96,82 juta barel per hari, dibandingkan proyeksi dalam laporan bulan sebelumnya.

Sementara terkait stok minyak, berdasarkan Laporan Mingguan EIA (U.S. Energy Information Administration), terdapat  peningkatan stok minyak mentah komersial AS pada akhir April 2022 sebesar 5,8 juta barel, dibandingkan akhir bulan sebelumnya menjadi 415 juta barel  yang disebabkan oleh turunnya pengoperasian kilang minyak AS.

Untuk kawasan Asia Pasifik, penurunan harga minyak mentah selain disebabkan oleh faktor-faktor tersebut,  juga dipengaruhi oleh turunnya impor minyak mentah China yang disebabkan turunnya pembelian minyak mentah  oleh kilang-kilang independen akibat rendahnya marjin kilang dan kilang-kilang besar milik pemerintah China sedang  dalam periode pemeliharaan berkala.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
12 jam lalu

Cek Stok BBM di Jateng, Bahlil: Doakan Pemerintah Bisa Jaga Harga Minyak

Nasional
14 hari lalu

Harga Minyak Dunia Meroket, Ongkos Maskapai Haji Ikut Terdampak?

Nasional
20 hari lalu

Purbaya Buka Opsi Pangkas Anggaran MBG jika Harga Minyak Melambung Tinggi

Nasional
25 hari lalu

JK: Perang AS-Israel ke Iran Picu Kenaikan Harga Minyak hingga Ganggu Logistik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal