Harga Minyak Mentah Ambles hingga 5 Persen dalam Sepekan Imbas Permintaan Melemah

Aditya Pratama
Harga minyak mentah ambles dalam perdagangan sepekan. Brent turun sekitar 4 persen, sementara WTI melemah 5 persen. (Foto: AP)

Ekonom Goldman Sachs Research telah sedikit menurunkan perkiraan pertumbuhan 2025 untuk China, menyusul ekspektasi kenaikan tarif yang signifikan di bawah Trump.

"Namun, kami kemungkinan akan melakukan penurunan peringkat yang lebih besar jika perang dagang semakin meningkat," kata Kepala Ekonom Goldman Sachs Research, Jan Hatzius dalam sebuah catatan.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Badan Energi Internasional (IEA), Fatih Birol menyebut penurunan harga minyak mentah pada minggu ini karena melambatnya pertumbuhan permintaan global.

"Permintaan minyak global semakin melemah. Kita telah melihat ini selama beberapa waktu dan ini terutama didorong oleh melambatnya pertumbuhan ekonomi China dan meningkatnya penetrasi mobil listrik di seluruh dunia," ujarnya pada gelaran KTT COP29.

IEA turut memperkirakan pasokan minyak global akan melebihi permintaan lebih dari 1 juta barel per hari pada tahun 2025 bahkan jika pemotongan produksi tetap dilakukan oleh OPEC+.

Sementara itu, OPEC memangkas perkiraannya untuk pertumbuhan permintaan minyak global untuk tahun ini dan 2025, menyoroti pelemahan di China, India, dan kawasan lain.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
24 jam lalu

Menlu Ungkap Kapal Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz Angkut 2 Juta Barel Minyak Mentah 

Nasional
4 hari lalu

Harga Minyak Mentah RI Naik Jadi 102,26 Dolar AS per Barel, Ini Pendorongnya

Internasional
5 hari lalu

Iran Buka Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Terjun Bebas di Bawah USD90 per Barel

Nasional
6 hari lalu

Bahlil Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi, Kapan?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal