Harga Minyak Mentah Bergerak Fluktuatif, Pasar Nantikan Rilis Inflasi AS

Dinar Fitra Maghiszha
Harga minyak mentah dunia bergerak fluktuatif pada perdagangan pagi ini, Selasa (11/10/2022) setelah tertekan pada sesi sebelumnya. (Foto: Reuters)

Katalis juga datang dari lonjakan nilai dolar dalam empat sesi beruntun. Greenback yang kuat dikhawatirkan akan mengurangi permintaan minyak mentah karena membuatnya lebih mahal bagi pembeli dengan mata uang lain.

Lebih jauh, kenaikan kasus Covid-19 di China selaku konsumen utama minyak dunia juga membebani pasar. Pembatasan mobilitas membuat permintaan bahan bakar di Negeri Tirai Bambu menjadi terganggu.

Di tengah kegamangan itu, sanksi Uni Eropa terhadap pasokan minyak Rusia juga menjadi perhatian pasar mengingat embargo itu akan berlaku mulai Desember mendatang.

"Masalah pasokan tetap ada karena sanksi terhadap Rusia, terutama ketika Uni Eropa melarang impor minyak Rusia menjelang akhir tahun," ucap analis CMC Markets Tina Teng.

Sanksi Uni Eropa terhadap minyak mentah dan produk minyak Rusia akan berlaku masing-masing pada bulan Desember dan Februari. Uni Eropa juga memberikan persetujuan akhir untuk serangkaian sanksi baru terhadap Rusia termasuk pembatasan harga atas ekspor minyak Rusia.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
8 hari lalu

Kerja Pemerintah Pascabencana Berbuah Hasil: Inflasi di Aceh, Sumut dan Sumbar Berbalik Deflasi

Bisnis
9 hari lalu

Ekonom Ungkap Inflasi Januari 2026 Bukan Dipicu Lonjakan Harga, Ini Penjelasannya

Nasional
10 hari lalu

RI Deflasi 0,15 Persen di Januari 2026 gegara Makanan-Minuman dan Tembakau

Nasional
14 hari lalu

Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi hingga Bansos Beras untuk Jaga Inflasi Jelang Lebaran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal