Harga Minyak Mentah Melemah dalam Sepekan, WTI Ambles 3 Persen

Aditya Pratama
Harga minyak mentah dunia melemah dalam sepekan. Brent melemah lebih dari 1 persen, sementara WTI AS turun lebih dari 3 persen. (Foto: Reuters)

Direktur Energi Berjangka di Mizuho, Bob Yawger menuturkan situasi permintaan China yang tengah menurun berimbas pada harga minyak mentah yang turut melemah. Selain itu, perekonomian China terancam memasuki siklus deflasi, di mana harga akan turun karena permintaan yang menurun.

"Dan itu adalah skenario terburuk yang mungkin terjadi bagi negara yang merupakan importir minyak mentah terbesar di planet ini," ucap Yawger.

Sementara itu, permintaan dari konsumen minyak terbesar dunia juga diperkirakan akan mereda karena kilang AS bersiap untuk memangkas produksi menjelang akhir musim musim panas di awal September.

Di Timur Tengah, harapan akan gencatan senjata di Gaza telah meningkat. Gencatan senjata telah menjadi pokok bahasan negosiasi selama berbulan-bulan, tetapi pejabat AS yakin para pihak semakin dekat dengan kesepakatan gencatan senjata selama enam minggu dengan imbalan pembebasan sandera perempuan, sakit, lanjut usia, dan terluka oleh Hamas.

Data Baker Hughes tentang rig pengeboran minyak AS, indikator awal produksi di masa mendatang, meningkat lima poin menjadi 482 pada minggu ini dan tiga poin pada bulan Juli, meningkatkan jumlah rig untuk bulan pertama sejak Maret.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
6 hari lalu

3 Terdakwa Korupsi Tata Kelola Minyak Dituntut 14 Tahun Penjara usai Rugikan Negara Rp285 Triliun

Nasional
23 hari lalu

Ahok soal Kasus Minyak Mentah: Nggak Ada Oplosan, Blending

Nasional
27 hari lalu

Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi Minyak Mentah Selasa Pekan Depan

Internasional
1 bulan lalu

Di Bawah Tekanan Militer, Venezuela Dipaksa Buka Ladang Minyak untuk AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal