Harga Minyak Mentah Melemah, Ekspor AS Melesat Imbas Sanksi Rusia

Dinar Fitra Maghiszha
Harga minyak mentah (crude oil) melemah pada perdagangan Senin siang (28/3/2022), di tengah meningkatnya ekspor minyak AS imbas sanksi Rusia. (Foto: Reuters)

Ekspor minyak AS telah meningkat setelah pengiriman dari Rusia berhenti akibat sanksi. Alhasil, para pembeli mencari sumber lain, termasuk produsen minyak mentah terbesar yakni AS.

Cushing, Oklahoma, dikenal sebagai pusat industri minyak di AS, yang notabene merupakan tempat para pemegang kontrak berjangka atas jenis minyak West Texas Intermediate AS.

Minyak mentah AS menarik bagi pembeli dunia karena diperdagangkan dengan diskon tajam hampir 7 dolar AS di bawah harga patokan global Brent.

Permintaan di seluruh dunia telah meningkat hampir menyamai sebelum masa pandemi, tetapi masih terhambah oleh pasokan, selain dari Rusia, juga bersumber dari negara-negara pengekspor minyak bumi alias OPEC.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Tak Akan Usik Program Rudal Balistik Iran dalam Perundingan

57 tahun lalu

Trump Murka Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Perintahkan Penyelidikan

57 tahun lalu

50 Senator AS Dukung Resolusi Anti-Perang Iran, Trump Kehilangan Dukungan

57 tahun lalu

Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Iran: Kami Tak Berunding di Bawah Tekanan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal