Harga Minyak Mentah Melesat 1 Persen usai Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Aditya Pratama
Harga minyak mentah memperpanjang kenaikan setelah melesat di atas 1 persen pada perdagangan, Kamis (19/8/2024). (Foto: AP)

"Penurunan persediaan minyak mentah global akan mendukung harga minyak ke depannya dan mendorong Brent kembali di atas 80 dolar AS per barel dalam beberapa bulan mendatang," kata analis UBS dalam sebuah catatan.

Persediaan minyak mentah di AS, produsen utama dunia, turun ke level terendah dalam satu tahun pada minggu lalu. Penurunan persediaan dapat meningkat pada pekan depan karena ekspor AS akan pulih secara signifikan dari gangguan badai francine.

Analis Citi menyebut bahwa defisit pasar minyak mencapai sekitar 400.000 barel per hari (bph) akan mendukung harga minyak mentah Brent dalam kisaran 70-75 dolar AS per barel selama kuartal berikutnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

BI Tahan Suku Bunga Acuan 4,75 Persen di Maret 2026

Nasional
8 hari lalu

Bahlil Ungkap Perbandingan Waktu Impor BBM dari AS dan Timur Tengah: Selisih 20 Hari

Nasional
8 hari lalu

Bahlil Lapor ke Prabowo, 2 Kargo Minyak Mentah dari Singapura Sempat Batal Dikirim ke RI

Buletin
13 hari lalu

Harga Minyak Dunia Meroket, Tembus 100 Dolar AS per Barel!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal