Harga Minyak Mentah Melesat Imbas Ketegangan Timur Tengah dan Peningkatan Pasokan OPEC

Aditya Pratama
Harga minyak mentah dunia melesat pada perdagangan Selasa karena pasar mempertimbangkan ketegangan di Timur Tengah dan meningkatnya pasokan OPEC. (Foto: Reuters)

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken tiba di Tel Aviv pada Senin malam untuk memberi pengarahan kepada para pejabat Israel mengenai pembicaraan dua hari dengan para pemimpin Arab untuk mengakhiri perang.

Namun, survei Reuters pada hari Jumat menemukan bahwa produksi minyak OPEC meningkat pada bulan Desember karena peningkatan di Angola, Irak dan Nigeria mengimbangi pemotongan yang berkelanjutan oleh Arab Saudi dan anggota aliansi OPEC+ lainnya.

Pasokan yang lebih tinggi telah mendorong Arab Saudi untuk memotong harga jual resmi minyak mentah Arab Light andalan mereka di Asia pada bulan Februari ke level terendah dalam 27 bulan.

Harga minyak kemungkinan akan diperdagangkan pada kisaran 75 dolar AS hingga 80 dolar AS per barel dalam waktu dekat. Hal ini jika tidak terjadi gejolak yang tidak terduga dalam situasi di Timur Tengah.

Di sisi pasokan, ada beberapa faktor peningkatan dari penutupan ladang minyak terbesar Libya, yang berdampak pada produksi minyak sekitar 0,3 juta barel per hari. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
10 hari lalu

Ahok soal Kasus Minyak Mentah: Nggak Ada Oplosan, Blending

Nasional
14 hari lalu

Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi Minyak Mentah Selasa Pekan Depan

Internasional
29 hari lalu

Di Bawah Tekanan Militer, Venezuela Dipaksa Buka Ladang Minyak untuk AS

Nasional
2 bulan lalu

Anak Riza Chalid Heran Didakwa Rugikan Negara Rp2,9 Triliun: Itu Kontrak Sewa 10 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal