Harga Minyak Mentah Naik 1 Persen dalam Sepekan, Ini Pendorongnya

Aditya Pratama
Harga minyak mentah naik lebih dari 1 persen pada perdagangan pekan ini didorong ekspektasi pelaku pasar terhadap sanksi lebih ketat untuk Iran dan Venezuela oleh Presiden terpilih AS Donald Trump. (Foto: AP)

Adapun badai yang menimbulkan kerusakan di Kuba pada minggu ini telah melemah menjadi badai Kategori 2 pada hari Jumat.

Sementara itu, putaran terakhir dukungan fiskal dari importir minyak utama China mengecewakan investor minyak. Analis UBS, Giovanni Staunovo menyebut, paket pelonggaran beban pembayaran utang yang diterbitkan otoritas setempat bagi pemerintah daerah dinilai tidak banyak membantu secara langsung untuk mengerek permintaan. 

"Saya kira beberapa pelaku pasar berharap akan lebih banyak langkah stimulus dari China. Oleh karena itu, kekecewaan membebani harga hari ini," kata Staunovo.

Selain itu, tekanan deflasi pada ekonomi China telah menjadi beban berat pada harga minyak tahun ini, dengan data bea cukai menunjukkan penurunan impor minyak mentah negara itu selama enam bulan berturut-turut dari tahun ke tahun untuk bulan Oktober.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
5 hari lalu

Harga Minyak Dunia Naik Lagi usai Trump Tolak Tawaran Iran Buka Kembali Selat Hormuz

10 hari lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai Perwakilan AS-Iran Bertemu di Sela Sidang Umum PBB

13 hari lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai China Desak Iran Kendalikan Serangan Houthi

18 hari lalu

Harga Minyak Dunia Makin Mahal, Brent Nyaris Sentuh 108 Dolar AS per Barel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal