Harga Minyak Mentah Naik Lagi, Ini Penyebabnya

Dinar Fitra Maghiszha
Harga minyak mentah melanjutkan kenaikan pada perdagangan sesi siang ini. Kenaikan ini mendapat sentimen dari memanasnya ketegangan politik di Eropa Timur. (Foto: PT MUJ)

Dana Moneter Internasional (IMF) memperingatkan negara-negara di Asia untuk mewaspadai terjadinya stagflasi di tengah kecamuk perang Rusia dan Ukraina yang dapat membuat lonjakan harga komoditas.

"Harga minyak masih didorong oleh eskalasi ketegangan geopolitik," kata Stephen Innes dari SPI Asset Management.

Selain konflik militer, perlambatan ekonomi China akibat serangan Covid-19 juga menjadi perhatian pasar.

Bank sentral China (PBoC) pada Selasa lalu (26/4/2022) mengatakan pihaknya akan meningkatkan dukungan kebijakan moneter sejalan dengan upaya memberantas virus corona yang saat ini tengah mewabah di Beijing. Ekspektasi pasar terhadap rencana stimulus PBoC diperkirakan akan meningkatkan permintaan minyak.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Buletin
11 hari lalu

Harga Minyak Dunia Meroket, Tembus 100 Dolar AS per Barel!

Nasional
12 hari lalu

Rupiah Tembus Rp17.000 per Dolar AS Imbas Eskalasi Perang di Timur Tengah

Nasional
12 hari lalu

Ekonom Sebut Penutupan Selat Hormuz Berdampak terhadap APBN, Defisit Bisa Lewati 3 Persen

Internasional
2 bulan lalu

Kremlin Awasi Upaya Trump Caplok Greenland, Singgung Hukum Internasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal