Harga Minyak Mentah Naik Tipis, Ini Pemicunya

Antara
Harga minyak mentah naik tipis, ini pemicunya. (Foto: Istimewa)

Kepala Eksekutif Chevron Corp Mike Wirth mengatakan dalam konferensi di Houston kemarin bahwa kapal yang membawa minyak mentah dan produk Rusia sekarang harus menempuh jarak yang lebih jauh untuk mencapai pasar yang tidak terkena sanksi, sementara persediaan minyak dan pasokan terbatas, membuat pasar global rentan terhadap gangguan pasokan tak terduga.

Data perdagangan minyak beragam dari China membatasi kenaikan karena impor minyak mentah selama Januari dan Februari turun 1,3 persen dari setahun sebelumnya menjadi 10,4 juta barel per hari (bph), meskipun para analis menunjuk percepatan impor pada Februari sebagai tanda meningkatnya permintaan bahan bakar.

Bea Cukai tidak memberikan rincian untuk masing-masing bulan untuk menghindari ketidaksesuaian data dari liburan Tahun Baru Imlek yang biasanya turun selama periode tersebut. Namun para analis yang melacak data pengiriman mengatakan impor China pada Januari berada di bawah level tahun sebelumnya.

Data tersebut juga menunjukkan bahwa ekspor produk minyak, seperti bensin, solar, dan bahan bakar jet dalam dua bulan pertama 2023 melonjak 74,2 persen dari tahun sebelumnya. Ini meningkatkan kekhawatiran tentang permintaan bahan bakar di konsumen minyak terbesar kedua di dunia itu.

Di AS, laporan persediaan minyak mentah dan produk olahan minggu ini diperkirakan menunjukkan penurunan untuk minggu lalu, sebuah jajak pendapat awal Reuters menunjukkan pada Senin (6/3/2023). Ini bisa menjadi penurunan pertama dalam 10 minggu, dengan mempertimbangkan data Badan Informasi Energi resmi sebelumnya.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Rupiah Sentuh Rp18.000 per Dolar AS Pagi Ini, Terendah Sepanjang Sejarah

Nasional
10 hari lalu

Rupiah Hari Ini Bergerak Menuju Rp17.800 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

Internasional
18 hari lalu

AS Hentikan Relaksasi Sanksi Minyak Rusia, Harga Energi Terancam Naik

Nasional
19 hari lalu

Rupiah Diprediksi Lanjutkan Pelemahan Pekan Depan, Berpotensi Sentuh Rp17.850 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal