Harga Minyak Mentah Turun dalam Sepekan, Ini Penyebabnya

Aditya Pratama
Harga minyak mentah dunia melemah hampir 3 persen pada perdagangan akhir pekan, Jumat (23/1/2024) dan membuat penurunan harga dalam sepekan. (Foto: Reuters)

Namun sejummlah analis menyebut bahwa permintaan masih tetap sehat meskipun ada dampak dari tingginya suku bunga, termasuk di AS.

Indikator permintaan JPMorgan menunjukkan bahwa permintaan minyak meningkat sebesar 1,7 juta barel per hari (bpd) dari bulan ke bulan hingga 21 Februari. 

Sementara itu, perundingan gencatan senjata di Gaza sedang berlangsung di Paris yang tampaknya merupakan upaya paling serius dalam beberapa minggu ini untuk menghentikan konflik di Palestina dan membebaskan sandera Israel dan warga asing. Pembicaraan gencatan senjata dapat mendorong pasar untuk mengantisipasi berkurangnya ketegangan geopolitik. 

Namun, ketegangan di Laut Merah terus berlanjut, dengan serangan yang dilakukan oleh militan Houthi yang didukung Iran di dekat Yaman pada hari Kamis yang memaksa lebih banyak kapal pelayaran mengalihkan jalur perdagangan tersebut.

Perusahaan-perusahaan energi AS minggu ini menambah rig minyak terbanyak sejak November, dan terbesar dalam sebulan sejak Oktober 2022.

Jumlah rig minyak, yang merupakan indikator awal produksi di masa depan, bertambah enam menjadi 503 pada minggu ini, dan bertambah empat pada bulan ini.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Bisnis
1 hari lalu

Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus 116 Dolar AS per Barel, Ini Pendorongnya

Nasional
6 hari lalu

Harga BBM Tak Naik, Purbaya Jamin Defisit APBN Aman di Bawah 3 Persen

Nasional
21 hari lalu

BI Tahan Suku Bunga Acuan 4,75 Persen di Maret 2026

Nasional
24 hari lalu

Bahlil Ungkap Perbandingan Waktu Impor BBM dari AS dan Timur Tengah: Selisih 20 Hari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal