Harga Minyak Mentah Turun Sepanjang Agustus, Brent Sentuh 78,80 Dolar AS per Barel

Aditya Pratama
Harga minyak mentah dunia melemah sepanjang Agustus 2024. (Foto: Freepik)

Adapun, kerugian produksi dapat mencapai antara 900.000 dan 1 juta barel per hari (bph) dan berlangsung selama beberapa minggu, menurut perusahaan konsultan Rapidan Energy Group.

Pemerintah Libya mengumumkan penutupan semua ladang minyak pada hari Senin, menghentikan produksi dan ekspor, serta mendorong harga minyak mencapai titik tertinggi dalam hampir dua minggu pada tanggal 26 Agustus.

"Sangat menarik melihat penutupan produksi minyak mentah Libya berdampak besar pada harga pasar pada suatu hari dan diabaikan sama sekali pada hari berikutnya," ucap Kepala Ekonom Matador Economics, Tim Snyder.

Selain itu, pasokan minyak Irak juga diperkirakan akan menyusut setelah produksi negara itu melampaui kuota OPEC+, menurut salah satu sumber kepada Reuters.

Irak berencana untuk mengurangi produksi minyaknya menjadi antara 3,85 juta dan 3,9 juta barel minyak per hari bulan depan.

Di AS, jumlah rig minyak aktif tidak berubah pada 483 minggu ini, tetapi naik satu pada bulan Agustus. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Minyak 188 Ribu Barel per Hari selama Penutupan Selat Hormuz

Internasional
8 hari lalu

Mengejutkan! Uni Emirat Arab Keluar dari Organisasi Pengekspor Minyak OPEC

Nasional
17 hari lalu

Harga Minyak Mentah RI Naik Jadi 102,26 Dolar AS per Barel, Ini Pendorongnya

Internasional
18 hari lalu

Iran Buka Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Terjun Bebas di Bawah USD90 per Barel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal