Hari Mangrove Sedunia, Bank Mandiri Dukung Ekosistem Karbon Biru melalui Livin’

Rizqa Leony Putri
Melalui fitur Livin' Planet pada aplikasi Livin' by Mandiri, Bank Mandiri mengonversi jejak karbon yang dihasilkan nasabah ritel menjadi aksi kontribusi pohon. (Foto: dok Mandiri)

Mangrove Jadi Kontribusi Terbesar Nasabah

Hingga 22 Juli 2026, kontribusi nasabah melalui Livin' Planet telah terkumpul untuk penanaman sekitar 2.697 batang pohon, dengan nilai serapan emisi tercatat 64,29 ton CO2e. Mangrove menjadi komponen terbesar dari kontribusi tersebut.

Penanaman mangrove, termasuk bibit bakau merah, mencapai sekitar 2.309 batang dengan nilai serapan 40,26 ton CO2e, atau sekitar 63 persen dari total serapan program penanaman nasabah. Nilai serapan sebesar itu setara dengan emisi perjalanan mobil sejauh lebih dari 244.000 kilometer, atau setara dengan konsumsi listrik rumah tangga sebesar 73.897 kWh. Bakau merah dipilih karena perannya sebagai pelindung alami garis pantai dari abrasi sekaligus penyerap karbon yang efektif.

Selain mangrove, kontribusi nasabah juga mencakup pohon produktif alpukat dan aren sebanyak sekitar 387 batang dengan serapan 24,02 ton CO2e. Kedua jenis dipilih karena selain menyerap karbon juga memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat, melalui hasil buah alpukat dan gula aren.

Bagian dari Komitmen Keberlanjutan yang Lebih Luas

Kontribusi nasabah ini merupakan bagian dari langkah keberlanjutan Bank Mandiri yang berjalan di berbagai lini. Dalam berbagai aktivasi lingkungan, Bank Mandiri telah menanam mangrove bersama komunitas, termasuk pada ajang Mandiri Bintan Marathon dan Mandiri Looping for Life. 

Dari sisi pembiayaan, hingga Juni 2026, portofolio pembiayaan berkelanjutan perseroan mencapai sekitar Rp327,3 triliun, tumbuh 7,5 persen secara tahunan, dengan pembiayaan hijau sebesar Rp172,8 triliun. Kemudian, Di sisi operasional, Bank Mandiri konsisten untuk menurunkan emisi operasional melalui berbagai inisiatif karbon netral, seperti penggunaan kendaraan listrik dan hybrid, optimalisasi green building, pemasangan solar panel, dan lain-lain.

"Bagi Bank Mandiri, keberlanjutan merupakan bagian dari strategi bisnis jangka panjang, bukan inisiatif terpisah. Target Net Zero Emission in Operation pada 2030 dan Net Zero Emission in Financing pada 2060 atau lebih cepat menjadi acuan dalam keputusan operasional dan bisnis," ujarnya.

Sebagai bagian dari Ekosistem Penggerak Ekonomi Negeri, Bank Mandiri terus mengintegrasikan agenda keberlanjutan ke dalam strategi bisnis dan operasional. Upaya-upaya ini memperkuat komitmen Bank Mandiri dalam menciptakan nilai jangka panjang sekaligus mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon yang inklusif dan berkelanjutan.

Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait
2 hari lalu

Bank Mandiri Buka Kembali Rekening Aktivis Pati yang Sempat Diblokir

2 hari lalu

Bank Mandiri soal Rekening Aktivis Pati Botok: Segera Diaktifkan Kembali

7 hari lalu

Keselamatan Jadi Faktor Penting Beli Mobil, Ini Cara Stargazer Lindungi Keluarga Indonesia

7 hari lalu

BNI wondrX 2026 Sajikan Solusi Traveling Lengkap, dari Tiket hingga Visa dalam Satu Zona Travel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal