Hati-hati, RS dan Klinik yang Manipulasi Harga Tes PCR Bakal Ditutup

Suparjo Ramalan
Ilustrasi tes PCR. (Foto: dok iNews)

Abdul menjelaskan, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) telah melakukan investigasi ihwal ketersedian alat PCR atau bahan habis pakai. Hasilnya, tidak terjadi kelangkaan peralatan PCR. 

Artinya, semua peralatan yang dibutuhkan untuk melakukan tes swab kini terpenuhi di pasar. Dengan begitu, tidak ada alasan bagi rumah sakit tidak melayani kebutuhan PCR. 

"BPKP sudah melakukan investigasi di lapangan terkait ketersedian alat, ketersedian barang habis pakai yang saat ini tersedia di pasar Indonesia. Dan kita bisa menjamin alat-alat juga barang habis pakai itu tersedia, dengan demikian tidak ada alasan bagi RS dan laboratorium kesehatan tidak melakukan pemeriksaan PCR," kata Abdul.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
5 tahun lalu

Kabar Gembira, Pemerintah Resmi Tetapkan Harga Tes PCR Rp275.000 untuk Jawa dan Bali

2 hari lalu

Pemerintah Bangun RS Lapangan Tangani Pasien Terdampak Gempa NTT

10 hari lalu

Kebakaran Gedung Bapenda DKI, 1 Orang Dilarikan ke RS

22 hari lalu

Penampakan Terkini Klinik Mordent Tempat Sutrimo Ditemukan Tewas, Masih Dipasangi Garis Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal