Hotel Babak Belur, Pengusaha Berharap pada Vaksin Covid-19

Ferdi Rantung
Industri hotel yang saat ini tertekan dinilai baru akan pulih ketika vaksin Covid-19 tersedia. (Foto: ilustrasi/Ist)

Pemerintah telah memberikan insentif untuk mengurangi beban industri perhotelan. Salah satunya penundaan pembayaran pajak, termasuk pajak bumi dan bangunan pedesaan perkotaan (PBB-P2).

Insentif yang diberikan, kata Sudrajat, hanya sementara. Industri hotel baru akan pulih ketika vaksin Covid-19 tersedia. Vaksin tersebut bisa membuat pengunjung kembali percaya diri untuk beraktivitas, termasuk menginap di hotel.

"Jadi ini yang kami butuhkan adalah ketersediaan vaksin agar kita sebagai industri hotel bisa kembali pulih," katanya.

Jika vaksin gagal, kata dia, maka banyak hotel yang akan tutup. "Selain itu kalau hotel yang banyak tutup otomatis para pekerja bakal banyak dirumahkan. Karena tidak ada pemasukan sama sekali," kata Founder De Solo Boutique Hotel and Restaurant itu.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
38 menit lalu

706.908 Tiket Kereta Api Terjual pada Libur HUT RI, Promo Diskon 17 Persen Diburu

2 bulan lalu

Okupansi Hotel Berbintang di Mei 2026 Naik gegara Banyak Libur Panjang, Ini Datanya!

3 bulan lalu

50.342 Kendaraan Kembali ke Jakarta dari Tol Trans Jawa

3 bulan lalu

Puncak Arus Balik Libur Panjang, 41.534 Penumpang Kereta Tiba di Jakarta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal