IATA Mulai Penawaran Rights Issue, Targetkan Raih Dana Rp2,671 Triliun

Jeanny Aipassa
Logo PT MNC Energy Investments Tbk (IATA). (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id – PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) memulai pelaksanaan rights issue (penawaran umum terbatas) atau Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) setelah mendapat pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

IATA akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 14.840.555.748 Saham Seri B yang ditawarkan sebesar Rp180 dengan rasio 10:13 (10 Saham yang dimiliki berhak untuk mendapatkan 13 HMETD).

"Sehingga Rights Issue ini ditargetkan meraih dana sebanyak-banyaknya Rp2,671 triliun. Setelah dilaksanakannya Rights Issue ini, IATA akan dimiliki langsung oleh PT MNC Asia Holding Tbk (BHIT)," bunyi pernyataan resmi manajemen IATA, dikutip Selasa (18/10/2022).  

Selain itu, perseroan akan memberikan tambahan hak dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 2.968.111.149 Waran Seri I, dimana setiap 5 saham hasil pelaksanaan HMETD melekat 1 Waran Seri I dengan harga Rp210.

Manajemen IATA menjelaskan, seluruh dana yang diperoleh akan dipergunakan untuk:

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Keuangan
5 hari lalu

481 Saham Menguat, IHSG Hari Ini Ditutup Melesat ke 7.106 Jelang Libur Panjang

Keuangan
6 hari lalu

296 Saham Melemah, IHSG Hari Ini Dibuka Terkoreksi

Keuangan
10 hari lalu

483 Saham Melemah, IHSG Hari Ini Ditutup Terkoreksi ke 7.362

Keuangan
11 hari lalu

383 Saham Melemah, IHSG Hari Ini Ditutup Terkoreksi ke 7.389

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal