IHSG Mei 2023 Terkoreksi 4 Persen, Terburuk Sejak Awal Tahun

Dinar Fitra Maghiszha
IHSG sepanjang Mei 2023 mengalami penurunan lebih dari 4 persen. (Foto: dok iNews)

Dari sisi mancanegara, terutama Amerika Serikat, kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi sempat mengemuka di awal Mei 2023. Ini ditambah adanya kecemasan pasar atas kemungkinan gagal bayar utang pemerintah AS.

Kendati inflasi AS mengalami penurunan, tetapi indeks pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) AS masih cukup panas pada periode April 2023 sebesar 4,4 persen yoy.

Indikator yang menjadi rujukan bank sentral  AS atau Federal Reserve untuk mengukur inflasi masih cukup tinggi dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 4,2 persen yoy. Angka ini juga diperkuat dengan indeks keyakinan konsumen AS yang berada di level 102,3, alias di atas ekspektasi level 99.

Kabar ini memicu kecemasan pasar terhadap kemungkinan pengetatan moneter dari Federal Reserve pada pertemuan mereka di bulan Juni. Menurut Fedwatch CME Group, The Fed diprediksi masih akan mengerek suku bunga acuan sebesar 25 bps.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Keuangan
10 jam lalu

IHSG Ngegas Pagi Ini, 321 Saham Menghijau

Keuangan
1 hari lalu

IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Merah, Nilai Transaksi Sentuh Rp984 Miliar

Keuangan
2 hari lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Terkoreksi ke 7.559, DSSA-IFSH Pimpin Top Losers

Keuangan
2 hari lalu

IHSG Dibuka Loyo Pagi Ini, 305 Saham Melemah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal