Imbas Covid-19, Jaya Ancol Rugi Rp252 Miliar

Aditya Pratama
Petugas melakukan disinfeksi di kawasan Taman Impian Jaya Ancol. (Foto: Ant)

Corporate Secretary Jaya Ancol, Agung Praptono sebelumnya mengatakan, bisnis perseroan terganggu Covid-19. Sesuai Instruksi Gubernur DKI, unit bisnis Jaya Ancol seperti rekreasi, ritel, dan resort tutup sementara.

"Durasi penutupan antara Maret samapi dengan Juni 2020 dilanjutkan pembukaan kembali dengan pembatasan jumlah kunjungan dan usia, pembelian secara online, serta penerapan protokol kesehatan saat berkunjung," katanya.

Hingga Agustus, sebanyak dua karyawan Jaya Ancol terkena PHK. Lalu ada 100 karyawan yang dilakukan pemotongan gaji, pengurangan jam kerja, dan dirumahkan sementara.

Agung menambahkan, Jaya Ancol juga mengelola saldo kas secara hati-hati dengan konsep basic cost. Posisi kas dan setara kas perseroan per 30 September 2020 sekitar Rp306 miliar, turun Rp101 miliar dibandingkan posisi pada 31 Desember 2019.

"Manajemen melakukan evaluasi menyeluruh terhadap anggaran biaya opex (belanja operasional) maupun capex (belanja modal) di mana semua pengeluaran mulai Rp1 harus melalui persetujuan Direktur sektor dan Direktur keuangan," katanya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

17 Juta Orang Serbu Destinasi Lokal selama Libur Lebaran 2026, Ekonomi Bangkit!

Nasional
5 hari lalu

Menpar Beberkan Strategi Kejar Target 17,6 Juta Wisman di Tengah Perang Timur Tengah

Health
7 hari lalu

Gejala Covid-19 Cicada yang Harus Diwaspadai, Demam hingga Sakit Tenggorokan

Nasional
7 hari lalu

Covid-19 Varian Cicada Diprediksi Sudah Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal