Imbas Covid-19, Utang Perusahaan di Seluruh Dunia Meroket Jadi Rp134.301 Triliun

Djairan
Pandemi Covid-19 mendorong perusahaan-perusahaan di seluruh dunia mengajukan utang baru hingga 1 triliun dolar AS atau setara Rp14.441 triliun. (Foto: Antara)

Jerman berada di nomor dua, dengan total utang perusahaan 762 miliar dolar AS atau setara Rp11.020 triliun. Ini juga termasuk tiga perusahaan yang paling berutang di dunia, seperti Volkswagen, dengan utang 192 miliar dolar AS (Rp2.776 triliun) meskipun perusahaan itu mengalami peningkatan pada pembiayaan mobilnya.

Sebaliknya, seperempat perusahaan dalam indeks terbaru justru tidak memiliki utang sama sekali. Bahkan, beberapa memiliki cadangan uang tunai yang cukup besar. Cadangan dana terbesar adalah senilai 104 miliar dolar AS (Rp1.503 triliun), milik Alphabet perusahaan induk Google.

Tahun lalu, utang perusahan di dunia juga mengalami kenaikan tajam 8 persen, yang didorong oleh merger dan akuisisi oleh perusahaan-perusahaan yang meminjam untuk mendanai pembelian kembali saham dan dividen. Tapi, lompatan pada 2020 ini akan menjadi kondisi yang sangat berbeda seiring dampak virus corona yang menguras laba begitu banyak.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
5 hari lalu

Utang Pemerintah Tembus Rp10.293 Triliun, Purbaya: Masih di Bawah 60%

11 hari lalu

APBN Tanggung Utang Kopdes Merah Putih Rp240 Triliun, Purbaya: Cicilan Tak Akan Molor

11 hari lalu

APBN Bayar Cicilan Utang Kopdes Merah Putih Rp40 Triliun per Tahun, Ini Skemanya

12 hari lalu

Kemenkeu Ambil Alih Utang Kereta Cepat Whoosh, Purbaya Pastikan Tak Bebani APBN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal