Imbas PPKM Level 4, APPSI: Pedagang Kebutuhan Sekunder Hanya Jadi Penonton

Michelle Natalia
Pedagang pakaian di Pasar Tanah Abang. Foto: Iqbal Dwi P

"Kita ke pasar belum tentu dapat pelaris, yang pasti keluar ongkos dan bayar parkir di pasar tradisional sekarang mahal sekali, dibandingkan mal lebih murah di mal. Itu dampak aturan baru perparkiran di pasar tradisional yang dikelola oleh swasta," tutur Ngadiran. 

Bahkan akibat kondisi seperti ini, dia mengungkapkan, banyak pedagang yang sulit melunasi utangnya ke koperasi pasar karena tidak ada pemasukan. 

"Saya sebagai ketua Koperasi Pasar (Koppas) sangat merasakan, anggota atau pedagang yang utang sudah tidak bisa bayar karena makan saja sudah sulit, sementara Koperasi Pasar pun utangnya dari bank," ucap dia.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Megapolitan
7 hari lalu

Polda Metro Minta Maaf usai Bhabinkamtibmas Tuding Penjual Es Kue Jadul Berbahan Spons

Megapolitan
12 hari lalu

Pedagang Daging Jabodetabek Mogok Jualan Imbas Harga Naik, Lapak di Pasar Sepi Aktivitas

Megapolitan
1 bulan lalu

Larang Pesta Kembang Api saat Malam Tahun Baru, Pemprov DKI Tak Akan Razia Pedagang Petasan

Megapolitan
2 bulan lalu

Cerita Pedagang Pasar Kramat Jati, Tetap Berjualan meski Lapaknya Hangus Terbakar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal