Implementasi Energi Surya di Indonesia Tertinggal Jauh dari Vietnam

Suparjo Ramalan
PLTS Cirata yang terapung dan terbesar se-ASEAN (Foto: Kementerian ESDM)

Dia mengungkapkan, Indonesia memiliki sumber daya yang melimpah, terutama komponen dasar untuk pembuatan produk yang bersifat berkelanjutan, misalnya nikel. 

Selain itu, suplai nikel dalam negeri memiliki peran besar dalam upaya global bertransisi energi, seperti untuk produksi kendaraan listrik hingga suplai energi untuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Menimbang potensi itu, perusahaan melihat pentingnya andil generasi muda untuk mengembangkan industri energi baru terbarukan di Indonesia. Rico memastikan pihaknya melibatkan peran anak muda dalam implementasi energi surya. 

Saat ini, SESNA Group memiliki lebih dari 50 tenaga kerja yang didominasi oleh kelompok muda. Perusahaan juga memiliki lebih dari tiga belas proyek PLTS yang tersebar di seluruh daerah di Indonesia, dengan kapasitas terpasang lebih dari 16 Megawatt Peak (MWp) dan lebih dari 13 MWp sedang dalam tahap konstruksi.

Proyek PLTS Independent Power Producer (IPP) SESNA Group di Sumba, Maumere, dan Ende telah beroperasi dari 2017. Hingga saat ini, kinerja IPP tersebut masih berjalan dengan baik sesuai dengan harapan.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
3 hari lalu

Prabowo-Putin Sepakat Perkuat Kerja Sama, Investasi Pupuk hingga Kapal Canggih

4 hari lalu

Putin Soroti Posisi Strategis Indonesia: Negara Besar dengan Populasi Muslim Terbesar

4 hari lalu

Tegas! Vietnam Hukum Mati 11 Penyelundup Narkoba, Disembunyikan di Pasta Gigi

4 hari lalu

Prabowo Tegaskan RI Jalankan Politik Luar Negeri Bebas dan Aktif: Seribu Teman Terlalu Sedikit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal