Indonesia Dihapus dari Daftar Negara Berkembang, Kadin Desak Pemerintah Lobi AS

Muhammad Aulia
Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan P. Roeslani. (Foto: iNews.id/Muhammad Aulia)

JJAKARTA, iNews.id - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendesak pemerintah Indonesia untuk melobi AS. Hal ini menyusul keputusan pemerintah AS mengeluarkan Indonesia dari daftar negara berkembang.

Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani mengatakan, penghapusan Indonesia dari daftar negara berkembang oleh AS bakal merugikan Indonesia karena daya saing produk RI di AS turun. Rosan mengkritik AS dalam menentukan negara disebut negara berkembang (developing countries).

"Kriteria yang dipakai AS apakah karena (Indonesia) anggota G-20 saja? Sedangkan kalau kriteria yang lain harus dilihat angka kemiskinan, angka pengangguran, apakah itu jadi dikesampingkan?" kata Rosan saat ditemui dalam acara IDX Channel Economic Forum di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Senin (24/2/2020).

BACA JUGA:

Selain Indonesia, AS Hapus China, India, dan Vietnam dari Daftar Negara Berkembang

Baru-baru ini, Perwakilan Perdagangan AS (United States Trade Representative/USTR) menghapus Indonesia dan sejumlah negara lain dari daftar negara berkembang. Dengan penghapusan itu, Indonesia tak lagi memiliki keistimewaan tarif ekspor ke AS lewat skema Generalize System of Preference (GSP).

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
2 bulan lalu

Indonesia Komitmen Dorong Ekonomi Halal Jadi Kekuatan Global lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026

Nasional
2 bulan lalu

JCCI Studi Banding Program MBG, Kagum Penerima Manfaat Tembus 60 Juta 

Nasional
3 bulan lalu

Ketum Kadin Bertemu Menkeu Purbaya, Bahas Peluang Hilirisasi Semikonduktor

Nasional
3 bulan lalu

Rapimnas 2025, Kadin Beri 5 Rekomendasi ke Pemerintah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal