Indonesia-Peru Godok Perjanjian Perdagangan Bebas, Jokowi Ingin Rampung Tahun Depan

Suparjo Ramalan
Presiden Joko Widodo, dan Presiden Peru, Dina Boluarte, saat melakukan pertemuan bilateral, di San Francisco, Amerika Serikat, Kamis (16/11/2023). (Foto: dok Setpres)

“Mohon dukungan Yang Mulia bagi kelancaran INA-LAC 2024 untuk perkuat kemitraan ekonomi antara Indonesia dengan Amerika Latin dan Karibia,” kata Jokowi.

Presiden juga mendorong dibangunnya dialog dan kerja sama antar negara penghasil mineral. Tujuannya memastikan ketersediaan dan nilai tambah mineral hingga keberlanjutan rantai pasok global.

“Terkait critical minerals, kita perlu membangun dialog dan kerja sama bersama negara penghasil mineral lainnya untuk jamin ketersediaan dan nilai tambah, dorong kemajuan ekonomi, dan pastikan sustainabilitas rantai pasok global,” ungkap Jokowi.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Peru sepakat mengenai pentingnya kedua negara untuk meningkatkan kerja sama perdagangan dan investasi. Presiden Dina pun mengundang para investor Indonesia untuk berinvestasi di Peru.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
22 jam lalu

Gugatan Bonatua soal Ijazah Jokowi di PTUN Dicabut, Ini Alasannya

3 hari lalu

Mengintip Pasar Otomotif di Kawasan Zona Perdagangan Bebas Batam 

4 hari lalu

Jokowi Kenang Sosok Eks Mendag Rachmat Gobel: Menteri yang Kerja Keras

5 hari lalu

Prabowo Sebut Banyak yang Tak Suka Pemerintah: Kampanyekan Indonesia Chaos di Medsos

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal