Industri Makanan dan Minuman Sumbang Ekspor Terbesar

Suparjo Ramalan
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita. (Foto: Humas Kemenperin)

“Sesuai aspirasi pada peta jalan Making Indonesia 4.0, kami menargetkan industri makanan dan minuman akan mampu merajai di wilayah Asia Tenggara,” ujarnya.

Dia menyebutkan sudah banyak produk makanan dan minuman Indonesia digemari konsumen mancanegara, misalnya mi instan yang sangat diminati oleh warga di negara-negara di Afrika. Untuk itu Kemenperin terus mendorong perluasan pasar dan diversifikasi produk makanan dan minuman yang berorientasi ekspor.

Sementara itu, kata dia, tingginya ekspor industri logam dasar merupakan bukti berjalannya kebijakan hilirisasi di sektor tersebut.

“Artinya, dengan meningkatkan nilai tambah sumber daya alam kita, hasilnya adalah penerimaan devisa dari ekspor. Selain itu multiplier effect lainnya, aktivitas industri dapat menyerap tenaga kerja,” ujarnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

ESDM Pantau Ketat Pasokan Batu Bara ke PLTU, Cegah Pemadaman Listrik Terulang

57 tahun lalu

Purbaya Siapkan Kredit Bunga 4 Persen untuk UKM Eksportir, Dorong Pertumbuhan Ekonomi

57 tahun lalu

Bahlil Tahan Ekspor Batu Bara, Prioritaskan Kebutuhan Dalam Negeri

57 tahun lalu

Petani Sawit Soroti Aturan Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam, Ingatkan Transparansi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal