Industri Makanan dan Minuman Sumbang Ekspor Terbesar

Suparjo Ramalan
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita. (Foto: Humas Kemenperin)

“Sesuai aspirasi pada peta jalan Making Indonesia 4.0, kami menargetkan industri makanan dan minuman akan mampu merajai di wilayah Asia Tenggara,” ujarnya.

Dia menyebutkan sudah banyak produk makanan dan minuman Indonesia digemari konsumen mancanegara, misalnya mi instan yang sangat diminati oleh warga di negara-negara di Afrika. Untuk itu Kemenperin terus mendorong perluasan pasar dan diversifikasi produk makanan dan minuman yang berorientasi ekspor.

Sementara itu, kata dia, tingginya ekspor industri logam dasar merupakan bukti berjalannya kebijakan hilirisasi di sektor tersebut.

“Artinya, dengan meningkatkan nilai tambah sumber daya alam kita, hasilnya adalah penerimaan devisa dari ekspor. Selain itu multiplier effect lainnya, aktivitas industri dapat menyerap tenaga kerja,” ujarnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Ekspor RI Naik 6,15 Persen Sepanjang 2025, Industri Pengolahan Jadi Penopang

Nasional
20 hari lalu

Tarif Ekspor Tongkol dan Tuna ke Jepang Resmi 0 Persen, Simak Syarat Pengajuannya

Nasional
21 hari lalu

Baja Nirkarat RI Bebas Bea Masuk Anti-Dumping Turki, Peluang Ekspor Terbuka Lebar

Nasional
23 hari lalu

Kejati Jakarta Tetapkan 4 Tersangka Baru Kasus Korupsi Pembiayaan Ekspor LPEI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal