Inggris Keluarkan Kebijakan Pemotongan Pajak untuk Atasi Inflasi, Pertama Kali Sejak 1972

Jeanny Aipassa
Menteri Keuangan Inggris, Kwasi Kwarteng. (Foto: Reuters)

LONDON, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Inggris, Kwasi Kwarteng, mengeluarkan kebijakan pemotongan pajak penghasilan untuk mengatasi inflasi. Keputusan tersebut merupakan yang pertama kalinya dilakukan Inggris dalam 50 tahun terakhir, tepatnya sejak 1972. 

Selain memotong pajak penghasilan, Inggris juga meningkatkan rencana penerbitan utang untuk tahun 2022 sebesar 72,4 miliar poundsterling atau sekitar Rp1.204 triliun. 

Dalam pengumumannya sebagaimana dikutip Reuters, Jumat (23/9/2022), Kwasi Karteng, mengatakan pemotongan pajak merupakan langkah untuk mengendalikan lonjakan inflasi. 

Sedangkan penerbitan utang sebesar Rp1.204 triliun untuk membiayai subsidi energi yang diperkirakan menelan biaya sebesar 60 miliar poundsterling atau sekitar Rp998,206 triliun untuk 6 bukan ke depan. 

"Pemerintah telah menjanjikan dukungan rumah tangga selama dua tahun saat Eropa bergulat dengan krisis energi," kata Kwasi Karteng.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Internasional
5 hari lalu

Thailand Krisis Energi, Warga Diimbau Tak Gunakan Baju Tangan Panjang hingga Batasi Penggunaan AC

Nasional
6 hari lalu

Purbaya Ungkap Belum Ada Rencana Naikkan Harga BBM Subsidi usai Minyak Dunia Melonjak

Nasional
13 hari lalu

Menko Airlangga Soroti Lonjakan Harga Minyak hingga Pangan Imbas Perang AS-Israel Vs Iran

Nasional
14 hari lalu

Inflasi RI di Februari 2026 Tembus 0,68%, Dipicu Harga Daging Ayam hingga Emas Perhiasan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal