Inggris Keluarkan Kebijakan Pemotongan Pajak untuk Atasi Inflasi, Pertama Kali Sejak 1972

Jeanny Aipassa
Menteri Keuangan Inggris, Kwasi Kwarteng. (Foto: Reuters)

Selain itu, pemotongan pajak termasuk pengurangan langsung pajak pembelian properti, Bea Materai, ditambah pembalikan rencana kenaikan pajak perusahaan, akan menelan biaya tambahan sebesar 45 miliar pound pada 2026 hingga 2027. 

Pengumuman Menkeu Inggris membuat mata uang poundsterling dan obligasi pemerintah anjlok pada perdagangan Jumat (23/9/2022). 
Poundsterling turun di bawah 1,11 dolar AS untuk pertama kalinya dalam 37 tahun.

Investor melepas obligasi pemerintah Inggris jangka pendek secepat mungkin, dengan biaya pinjaman selama 5 tahun, yang menunjukkan kenaikan satu hari terbesar sejak 1991. 

Pengumuman Kwasi Kwarteng menandai langkah perubahan dalam kebijakan ekonomi Inggris, mengingatkan kembali pada doktrin Thatcher dan Reaganomics tahun 1980-an yang dicemooh oleh para kritikus sebagai kembalinya ekonomi "menetes ke bawah".

"Rencana kami adalah untuk memperluas sisi penawaran ekonomi melalui insentif pajak dan reformasi. Begitulah cara kita akan berhasil bersaing dengan ekonomi dinamis di seluruh dunia. Itulah bagaimana kita akan mengubah lingkaran setan stagnasi menjadi lingkaran pertumbuhan yang baik," ujar Kwasi Karteng.

Institute for Fiscal Studies mengatakan pemotongan pajak yang diumumkan Menkeu Inggris adalah yang terbesar sejak tahun 1972, yang secara luas dikenang berakhir sebagai bencana karena dampak inflasi.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Megapolitan
2 jam lalu

Terungkap! Ini Penyebab Harga Telur Ayam di Bandung Melonjak Jelang Lebaran

Internasional
5 hari lalu

Thailand Krisis Energi, Warga Diimbau Tak Gunakan Baju Tangan Panjang hingga Batasi Penggunaan AC

Nasional
6 hari lalu

Purbaya Ungkap Belum Ada Rencana Naikkan Harga BBM Subsidi usai Minyak Dunia Melonjak

Nasional
14 hari lalu

Menko Airlangga Soroti Lonjakan Harga Minyak hingga Pangan Imbas Perang AS-Israel Vs Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal