Inggris Sanksi Oligarki Rusia Vladimir Potanin, Ini Alasannya

Aditya Pratama
Pemerintah Inggris menjatuhkan sanksi terhadap oligarki Rusia, Vladimir Potanin. (Foto: Reuters)

Sanksi tersebut termasuk perusahaan di mana seorang individu memiliki lebih dari 50 persen saham, tetapi juga perusahaan di mana mereka memiliki hak untuk menunjuk mayoritas dewan direksi, dan perusahaan-perusahaan di mana masuk akal untuk mengharapkan bahwa orang tersebut akan dapat memastikan urusan entitas dilakukan sesuai dengan keinginan orang tersebut, menurut pedoman pemerintah Inggris.

Pada konferensi di Moskow pada hari Rabu, wakil presiden Vladimir Zhukov mengatakan sanksi Inggris terhadap Potanin tidak berlaku untuk Nornickel, tanpa mengatakan atas dasar apa dia membuat klaim itu. Perusahaan sedang mempelajari bagaimana perkembangan tersebut dapat mempengaruhi bisnisnya.

Inggris bukanlah pasar yang signifikan bagi perusahaan, yang menjual sebagian besar produknya di Uni Eropa, Amerika Serikat, dan China. Namun, itu adalah rumah dari London Metal Exchange, yang mengontrol jaringan gudang di seluruh dunia dan di mana harga logam global ditetapkan.

LME mengatakan sedang memeriksa apa implikasi sanksi terhadap Potanin bagi pasarnya.

“Kami sedang mencari rincian sanksi dan apa artinya bagi LME, pesertanya, dan merek Norilsk,” kata bursa dalam sebuah pernyataan.

Selain itu, Inggris juga memberikan sanksi kepada perusahaan pertambangan batu bara JSC Kolmar Group dan presidennya, Anna Tsivileva.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
20 jam lalu

Gerindra Beri Sanksi Teguran Keras Anggota DPRD Jember yang Merokok dan Main Gim saat Rapat

Internasional
2 hari lalu

Rudal Nuklir Sarmat Lulus Uji Coba, Putin Berterima Kasih kepada Ilmuwan Rusia

Internasional
3 hari lalu

Putin Banggakan Rudal Sarmat: 4 Kali Lebih Dahsyat daripada Rudal Negara Barat

Nasional
3 hari lalu

Kemenhub Ancam Sanksi PO Bus yang Tidak Masuk Terminal

Buletin
4 hari lalu

Rusia Tegaskan Dukungan Program Nuklir Iran di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal