Ini 3 Strategi Bisnis Pertamina di 2022

Antara
PT Pertamina (Persero) menyiapkan tiga strategi bisnis pada 2022, yaitu meningkatkan performa bisnis migas, transisi energi fosil ke EBT, dan mengembangkan EBT. (Foto: dok iNews)

"Secara prosentase porsi migas akan mengalami penurunan. Namun, permintaan terhadap migas masih akan meningkat signifikan karena bertambahnya jumlah penduduk. Jadi secara volume harus tetap kita jaga," ucap Nicke.

"Jadi fokus pertama adalah mempertahankan dan mengembangkan migas karena pemerintah juga menargetkan produksi dari 700 barel menjadi 1 juta barel per hari," sambungnya.

Terkait transisi energi dari fosil ke energi baru terbarukan, Pertamina akan meningkatkan produksi gas yang dapat menjembatani pengalihan ke arah energi baru terbarukan. Meski begitu, tantangannya adalah bahwa gas merupakan energi yang tidak mudah didistribusikan sehingga harus mengembangkan infrastruktur.

"Distribusi gas harus melalui pipa. Jadi perlu membangun infrastruktur agar transisi energi fosil ke energi terbarukan lebih smooth," tuturnya.

Fokus ketiga Pertamina pada 2022, adalah mulai mengembangkan energi baru terbarukan itu sendiri. Pada posisi ini, Pertamina telah merealisasikan pembangkit energi panas bumi (geothermal).

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kemnaker dan Pertamina Kolaborasi Pengembangan SDM hingga Pelatihan Vokasi K3

57 tahun lalu

Dasco Telepon Dirut Pertamina Bahas Kenaikan Harga Gas Industri yang Picu PHK

57 tahun lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 23 Juni 2026, Ada yang Naik?

57 tahun lalu

Pertamina Mandalika International Circuit, Sarana Baru Dukung Pembalap Muda Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal