Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Meisya Siregar Cemas Transit di Dubai usai Umrah, Minta Doa di Tengah Perang AS-Iran
Advertisement . Scroll to see content

Nasib 58.873 Jamaah Umrah RI Tak Bisa Pulang Imbas Perang Amerika-Israel vs Iran

Senin, 02 Maret 2026 - 23:30:00 WIB
Nasib 58.873 Jamaah Umrah RI Tak Bisa Pulang Imbas Perang Amerika-Israel vs Iran
Sebanyak 58.873 jamaah umrah Indonesia masih berada di Arab Saudi setelah konflik Amerika-Israel dan Iran memicu penutupan bandara serta pembatalan penerbangan (Foto: iNews TV)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 58.873 jamaah umrah Indonesia masih berada di Arab Saudi di tengah memanasnya konflik Amerika-Israel dengan Iran yang memicu penutupan sejumlah bandara dan pembatalan penerbangan di kawasan Timur Tengah.

Data Sistem Komputerisasi Pengelolaan Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH) mencatat puluhan ribu jamaah tersebut kini berpotensi terdampak gangguan kepulangan ke Tanah Air. Situasi regional memburuk usai serangan udara yang dilancarkan Amerika dan Israel terhadap Iran pada Sabtu (28/2).

Serangan tersebut menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Khamenei. Iran langsung melancarkan serangan balasan ke Israel serta negara-negara yang menampung pangkalan militer Amerika Serikat, termasuk Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Qatar. Eskalasi ini memicu ketegangan luas di kawasan.

Dampak langsung terasa pada sektor penerbangan. Sejumlah maskapai internasional menghentikan sementara rute menuju dan dari wilayah Timur Tengah demi alasan keselamatan. Kebijakan ini berimbas pada jadwal penerbangan jamaah umrah dari berbagai negara, termasuk Indonesia.

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah RI, Puji Raharjo, memastikan pemerintah terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan situasi.

"Kami mengimbau kepada seluruh jemaah umrah agar tidak panik. Tetap tenang dan terus berkoordinasi dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) masing-masing untuk memperoleh informasi resmi dan terkini," ujar Puji Raharjo dalam keterangan tertulis Biro Humas Kementerian Haji dan Umrah RI di Jakarta, Sabtu (28/2) malam WIB.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut