Ini Alasan Menhub Larang Taksi Online Obral Tarif Promo

Okezone
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. (Foto: iNews.id/Aditya Pratama)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menetapkan tarif batas bawah dan batas atas untuk taksi online. Dengan begitu, aplikator tidak bisa mengobral tarif promo kepada konsumennya.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menilai, tarif promo yang diberikan aplikator menggerus pendapatan pengemudi taksi online. Keberadaan tarif promo membuat pengemudi bekerja lebih lama, bahkan hingga 12 jam dalam sehari untuk menaikkan pendapatannya.

"Mestinya batas bawah ke atas, bukan batas bawah ke bawah (promo), kalau dikurangi, apalagi pendapatan dari si pengemudi. Kalau sekarang ini mereka enggak cukup uangnya, mereka bekerja lebih lama," kata dia di Jakarta, Jumat (28/12/2018).

Dia menyatakan, bila tarif promo diberikan secara berlebihan, maka pengemudi akan kesulitan memenuhi kebutuhannya. Tak hanya kebutuhan hidup sehari-hari, mereka juga sulit untuk merawat kendaraannya.

"Berarti untuk mencukupi dirinya sendirinya enggak cukup, belum lagi perawatan yang lain, seperti ganti ban enggak ada," imbuhnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
1 hari lalu

Kronologi Sopir Taksi Online Dibacok di Tangerang, Begal Nyamar Jadi Penumpang

2 hari lalu

Tiket Pesawat Nataru 2026-2027 Diproyeksi Turun 12 Persen, Ini Jadwal Stimulusnya

4 hari lalu

Puncak Arus Nataru 2026 Diprediksi Terjadi 4 Kali, Catat Tanggalnya!

22 hari lalu

Sopir Taksi Online di Pamulang Ditusuk, Mobilnya Dibawa Kabur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal