Ini Penyebab Utang Luar Negeri BUMN Membengkak

Dani M Dahwilani
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan penyebab jumlah utang luar negeri (ULN) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meningkat. (Foto: Sindonews)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan penyebab jumlah utang luar negeri (ULN) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meningkat. Direktur Kekayaan Negara Meirijal Nur mengungkapkan peningkatan ULN BUMN karena aksi korporasi.

"Saya terus terang personally belum memantau BUMN mana yang mengalami utang luar negeri. Ketika mengalami kesulitan keuangan, apa dia membutuhkan cashflow, normal untuk memberikan leveraging, yang melihat potensi dan kemampuan lembaga itu," ujar Meirijal dalam diskusi virtual, Jumat (28/7/2020).

Dia menerangkan peningkatan ULN BUMN bukan karena ada instruksi dari pemerintah. Ini murni banyaknya aksi korporasi. "Enggak mungkin lembaga internasional memberikan pembiayaan yang enggak mampu bayar UMKM. Pemerintah enggak menyuruh BUMN untuk melakukan pinjaman itu," katanya.

Sebagai informasi, ULN BUMN meningkat 22,9 persen menjadi USD58,9 miliar pada Juni 2020. Total ULN Indonesia sendiri mencapai 408,6 miliar dolar AS atau setara Rp5.924,7 triliun (kurs Rp14.500). Angka ini terdiri atas ULN sektor publik (pemerintah dan bank sentral) sebesar 199,3 miliar dolar AS dan ULN sektor swasta termasuk BUMN sebesar 209,3 miliar dolar AS.

Berdasarkan data Bank Indonesia, Utang luar negeri (ULN) Indonesia meningkat kembali. Posisi ULN Indonesia pada akhir triwulan II 2020 tercatat sebesar 408,6 miliar dolar AS atau setara Rp 5.924,7 triliun (kurs Rp 14.500) terdiri atas ULN sektor publik (pemerintah dan bank sentral) sebesar 199,3 miliar dolar AS, dan ULN sektor swasta (termasuk BUMN) sebesar 209,3 miliar dolar AS.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
1 jam lalu

HUT ke-81 RI, Pemerintah Imbau Pegawai Diberi Fleksibilitas Kerja pada 18 Agustus

3 hari lalu

Pembersihan BUMN Lewat Pengadilan Ad Hoc, Rencana Prabowo Usut Kasus 30 Tahun ke Belakang

3 hari lalu

Prabowo Targetkan Setoran Dividen BUMN Tembus Rp200 triliun Tahun Ini

3 hari lalu

Prabowo Soroti Kinerja BUMN, Jumlah Terlalu Gemuk hingga Manipulasi Laporan Keuangan 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal