Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Mau Pelajaran Bahasa Mandarin hingga Rusia Dimulai dari Kelas 1 SD
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo Soroti Kinerja BUMN, Jumlah Terlalu Gemuk hingga Manipulasi Laporan Keuangan 

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:35:00 WIB
Prabowo Soroti Kinerja BUMN, Jumlah Terlalu Gemuk hingga Manipulasi Laporan Keuangan 
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). (Foto: Arif Julianto)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto menyoroti kondisi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dinilai terlalu gemuk dan masih banyak yang tidak produktif. Dia juga menyinggung adanya perusahaan pelat merah yang terus mengalami kerugian, tetapi dalam laporan justru tercatat mencetak keuntungan.

Hal ini disampaikan Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Prabowo mengatakan, jumlah BUMN saat ini jauh lebih banyak dari perkiraannya. Saat pembentukan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara, pemerintah menemukan terdapat 1.074 BUMN, dengan sejumlah perusahaan memiliki anak, cucu, bahkan cicit perusahaan.

"Saya mengira BUMN itu adalah 300 atau 400 (ternyata) 1.074, dan BUMN-BUMN ini kadang-kadang bekerja seenaknya, tidak bertanggung jawab kepada bangsa, kepada negara, pemerintah tidak dianggap. Saya tidak paham bagaimana bisa terjadi seperti ini," ujar Prabowo.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu segera dibenahi. Dia bahkan membuka kemungkinan pembentukan pengadilan ad hoc untuk mengusut pelanggaran yang dilakukan pengurus dan direksi BUMN selama 30 tahun terakhir.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut