Invasi Rusia ke Ukraina Dorong Kenaikan Harga Minyak Brent, Kini Sentuh 110 Dolar AS per Barel 

Dinar Fitra Maghiszha
Harga minyak mentah jenis Brent kembali melonjak drastis pada perdagangan Rabu pagi (2/3/2022). Kini harganya menyentuh 110,01 dolar AS per barel. (Foto: PT MUJ)

"Para pedagang kemungkinan tidak menyentuh barel minyak dari Rusia. Kita sudah melihat masalahnya sekarang, memang ada yang sudah dibeli sebelum invasi. Tetapi tidak akan banyak lagi setelah itu," kata seorang trader di Pelabuhan New York kepada Reuters.

Sementara itu, pelepasan stok sejumlah 60 juta barel minyak oleh negara-negara anggota Badan Energi Internasional yang disepakati pada Selasa (1/3/2022) diperkirakan bakal membatasi kenaikan harga minyak di pasar. Namun, analis menilai itu hanya akan memberikan bantuan sementara di sisi pasokan.

"Mereka membantu membatasi kenaikan, tetapi jika ingin membalikkan harga, kita membutuhkan sesuatu yang lebih sustain," tegas Smirk.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
3 hari lalu

Iran kembali Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia bakal Meroket lagi?

3 hari lalu

Rusia Bombardir Ukraina dengan Rudal dan Drone, 8 Orang Tewas Puluhan Terluka

5 hari lalu

Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia

7 hari lalu

Harga Minyak Dunia Mendidih usai Trump Sebut MoU Perjanjian Damai dengan Iran Berakhir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal