Invasi Rusia ke Ukraina Dorong Kenaikan Harga Minyak Brent, Kini Sentuh 110 Dolar AS per Barel 

Dinar Fitra Maghiszha
Harga minyak mentah jenis Brent kembali melonjak drastis pada perdagangan Rabu pagi (2/3/2022). Kini harganya menyentuh 110,01 dolar AS per barel. (Foto: PT MUJ)

Diketahui, hukuman negara-negara barat terhadap Rusia menyusul agresi militer Moskow di Ukraina menghambat pembiayaan perdagangan untuk pengiriman minyak mentah. Sejumlah investor komoditas minyak memilih untuk menghindari pasokan Rusia di tengah ketatnya pasar.

"Gangguan perdagangan mulai menarik perhatian orang," ujar ekonom Westpac Justin Smirk dikutip dari Reuters, Rabu (2/3/3033).

Justin mencermati bahwa masalah pembiayaan akan terus mendorong harga minyak menembus level tertingginya.

"Masalah seputar pembiayaan perdagangan dan asuransi, itu semua berdampak pada ekspor minyak dari Laut Hitam. Guncangan pasokan sedang berlangsung," kata dia.

Seperti diketahui, ekspor minyak Rusia menyumbang sekitar 8 persen dari pasokan global. Pada saat yang sama, negara-negara Barat masih belum memberlakukan sanksi terhadap ekspor energi secara langsung. Kendati demikian, sejumlah investor dan trader di Amerika Serikat diperkirakan akan menghindari minyak mentah dari Rusia.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 hari lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai China Desak Iran Kendalikan Serangan Houthi

4 hari lalu

Ini Isi RUU Sanksi untuk Rusia yang Disahkan DPR AS, Bisa Incar Negara Lain

5 hari lalu

DPR AS Sahkan RUU Sanksi Baru untuk Rusia

7 hari lalu

Harga Minyak Dunia Makin Mahal, Brent Nyaris Sentuh 108 Dolar AS per Barel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal