IPO Dalam Waktu Dekat, Saham Airbnb Dijual Premium

Djairan
Startup penyewaan penginapan asal AS, Airbnb bakal melantai di bursa New York dalam waktu dekat. (Foto: Ist)

NEW YORK, iNews.id - Startup penyewaan penginapan asal AS, Airbnb bakal melantai di bursa New York. Harga saham perusahaan itu ditawarkan sebesar 68 dolar AS, sekitar Rp965.000 per lembar.

Dikutip dari CNBC, Kamis (10/12/2020), harga tersebut lebih tinggi dari rentang awal antara 56-60 dolar AS. Harga tersebut mempertimbangkan valuasi perusahaan sebesar 47 miliar dolar AS.

Bermarkas di San Fransisco, Airbnb mencari pendapatan dari biaya atas sewa yang diperoleh manajer atau pemilik penginapan atau konsumen yang menggunakan layanan pemesanan perusahaan.

Pada kuartal III-2020, Airbnb memperoleh pendapatan 1,34 miliar dolar AS dengan laba bersih 219 juta dolar AS. Tahun ini menjadi titik balik bagi Airbnb setelah pada tahun-tahun sebelumnya mencetak kerugian. Sepanjang 2019 saja, perusahaan rugi 674 juta dolar AS dari pendapatan 4,81 miliar dolar AS.

Penurunan pendapatan pada tahun ini disebabkan pandemi Covid-19. Pada April 2020, Airbnb memperoleh pinjaman sebesar 2 miliar dolar AS untuk memperkuat likuiditas. Selain itu, perseroan juga memangkas 25 persen pegawainya, setara 1.900 orang untuk efisiensi. 

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
6 hari lalu

Kemenag soal Wakaf Saham Masjid Istiqlal Masuk Bursa Efek: Bukan IPO

8 hari lalu

Danantara Siapkan IPO 4 BUMN Besar, Kajian Ditargetkan Rampung dalam 12 Bulan

13 hari lalu

Danantara Siapkan Pelindo hingga Pupuk Indonesia Melantai di Bursa, Begini Tahapannya

14 hari lalu

Baru 7 Emiten Melantai di Bursa hingga Juli 2026, OJK Persilakan BEI Revisi Target IPO

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal