Isu Mark Up Impor Beras, Tan Long Group Tegaskan Tak Terlibat Tender Bulog

Suparjo Ramalan
Perusahaan asal Vietnam, Tan Long Group (TLG) menegaskan tidak terlibat sedikitpun terkait impor beras yang dilakukan Perum Bulog. (Foto: Antara)

Adapun penawaran TLG disampaikan langsung kepada Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman yang saat itu tengah berkunjung ke Vietnam pada 19 Mei 2024. Namun, melihat penawaran harga TLG lebih tinggi, maka Pemerintah Indonesia tidak mengambilnya. 

"Saat itu kami ada menawarkan 100.000 ton beras, dengan harga 538 dolar AS per ton, harga FOB. Namun jika dibandingkan dengan harga Loc Troi, mereka menemukan bahwa tawaran TLG lebih tinggi, sehingga kami tidak menang," ucapnya.

Truong menyebut, penawaran beras 538 dolar AS per ton tidak dilakukan secara resmi kepada Pemerintah Indonesia. Namun, hanya pada saat Menteri Pertanian berkunjung ke Vietnam.

"Dalam pembicaraan ini, menteri bertanya kepada kami saat itu berapa harga beras yang diekspor ke Indonesia dengan metode FOB (harga di gerbang perbatasan negara  penjual), dan kemudian Kami menghitung harganya menjadi 538 dolar AS per ton," tuturnya.

Secara terpisah, Perum Bulog khawatir isu mark up beras bisa berdampak pada kelancaran pembelian beras Indonesia dari Vietnam hingga akhir tahun mendatang. Selain itu, isu ini dinilai dapat mempengaruhi hubungan bilateral perdagangan kedua negara.

Direktur Transformasi dan Hubungan Antar Lembaga Bulog, Sonya Mamoriska menuturkan, pihaknya mendapatkan penugasan untuk mengimpor beras sebesar 3,6 juta ton sepanjang tahun ini.

Pada periode Januari-Mei 2024, jumlah impor sudah mencapai 2,2 juta ton. Impor dilakukan Bulog secara berkala dengan melihat neraca perberasan nasional dan mengutamakan penyerapan beras dan gabah dalam negeri.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
16 hari lalu

Mentan Pastikan El Nino Godzilla Tak Ganggu Stok Pangan, Cadangan Beras Aman

16 hari lalu

Kursi Wamentan Kosong Ditinggal Sudaryono, Ini Respons Mentan Amran

22 hari lalu

Sudaryono Bakal Dilantik Jadi Kepala BGN, Mentan Amran Beri Pujian Setinggi Langit

23 hari lalu

KPK Ungkap Modus Korupsi Bupati Lombok Barat, Atur Proyek hingga Terima Suap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal