Jalankan Kebijakan B20, Pertamina Mengaku Kekurangan Minyak Sawit

Rahmat Fiansyah
ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA, iNews.id - PT Pertamina (Persero) mengaku kesulitan untuk mengolah minyak sawit (Fatty Acid Methyl Esters/FAME) untuk dicampur ke solar dalam rangka menjalankan biodiesel 20 (B20).

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, ada 112 terminal BBM Pertamina yang siap digunakan untuk mendukung B20. Namun baru 69 terminal yang sudah menerima penyaluran FAME. Sebagian besar terminal yang belum mendapat pasokan ada di kawasan Timur seperti Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua, dan Sulawesi

"Seluruh instalasi Pertamina sudah siap blending B20. Namun penyaluran B20 tergantung pada suplai FAME, di mana hingga saat ini suplai belum maksimal didapatkan," kata Nicke melalui keterangan tertulis, Jumat (21/9/2018).

Direktur Pemasaran Retail Pertamina Mas'ud Khamid menambahkan, keberhasilan Pertamina mendukung program pemerintah itu sangat bergantung keberlanjutan suplai FAME dari para produsen.

Dia mencontohkan, terminal BBM Plumpang di Jakarta sepanjang 15-20 September 2018 tidak bisa optimal memproduksi B20 karena kekurangan pasokan dari produsen FAME. Padahal, Pertamina juga harus memproduksi BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. 

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 8 April 2026 di SPBU Seluruh Indonesia

Nasional
1 hari lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 7 April 2026, Lengkap yang Bersubsidi dan Nonsubsidi

Nasional
2 hari lalu

Daftar Harga BBM Pertamina Senin 6 April 2026, Pertalite hingga Pertamax

Nasional
3 hari lalu

Daftar Harga BBM Pertamina Minggu 5 April 2026 di Seluruh Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal